Cerpen Lemahkah Aku?
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 [....]
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 [....]
“Gawat! Cepat! Cepat! Kita udah telat, nih!” seru Monica panik sembari membereskan barang-barangnya. Sherly yang awalnya tenang pun ikutan panik setelah melihat jam di sudut kiri layar monitornya. Ia segera menyimpan file tugasnya dan mematikan komputernya. “Mon, bayar dulu, gih. Cepetan!” perintahnya[....]
Gladys menyusuri gang yang temaram itu sembari terisak kecil. Ia berhenti sejenak demi menatap layar ponselnya sekali lagi. “Kita putus aja, ya.” Gladys berjongkok, tak kuasa menahan tangisnya lagi. Ia menangis sesenggukan di gang sempit itu. “Jahat! Kenapa?” racaunya kecewa. Ia mengusap air matanya yang[....]
Tanah yang terjajahDibela oleh segerombol bambu tajamYang kini hanya ada pada layar gawai pemudaTerlupakan dan memudarBeberapa dekade yang lewatSains bagai permataSekarang[....]
Biar kalian gak kebingungan, bisa baca part 1-nya dulu ya. Selamat membaca :)----------------------------------------- Aku beranjak dari tempat dudukku dan mengangkat wajahnya yang terkulai. Kuteliti wajah yang menurut orang-orang tampan itu dengan saksama. Menurutku, wajahnya semakin manis[....]
"Mmhh ...." Erangan itu tertangkap oleh telingaku yang tengah melihat-lihat isi mejaku. Aku mengambil sebilah pisau dapur dan menguji ketajamannya. Menggesek-gesekkan ibu jariku ke mata pisaunya beberapa kali dan mengangguk puas. Lalu, aku beralih menatap gunting rumput yang baru saja kuasah tadi[....]
"Selamat siang! Ada yang bisa saya bantu?" tanya Kinar begitu menempelkan telepon di telinganya. Kinar mengangguk paham sembari tersenyum sopan. "Ya, cat minyak warna hitam 9 kaleng, cat dasar warna lime fizz 2 galon. Baik. Pesanannya nanti kami antar." Telepon ditutup. Kinar menoleh pada Hana[....]
Senyum semingrah tercetak di bibir tipis Zulfa saat matanya tanpa sengaja melihat jam dinding. Tiga puluh menit lagi sudah bisa pulang. Ia pun menyelesaikan sisa pekerjaannya dengan semangat yang menggebu. "Pulang! Pulang! Pulang cepat!" senandungnya riang tanpa menghiraukan Jimmy yang cekikikan melihat[....]
“Bosan,” keluh Angel sembari tiduran di kursi rotan sembari memandang langit-langit. Ia mengangkat tangannya ke atas dan menutupi matanya—menghalau sinar matahari. Jonathan menatapnya datar. Entah sudah keberapa kalinya ia mendengar saudara sepupunya mengeluh seperti itu. Ia bahkan sudah bosan mendengarnya.[....]
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 [....]
Reading Slump Hai, gengs ! Pernah gak sih kalian mengalami perasaan malas untuk membaca apapun atau bahasa kerennya reading slump ? Past...